Walaupun juga bisa apa kabar menjadi apo kabar. Umumnya bahasa Palembang memang berakhiran O, namun tidak semua. Karena itu jangan sampai salah, jika tidak ingin ditertawakan orang Palembang. Seperti apa kabar, tidak serta merta dapat diterjemahkan menjadi apo kabar apalagi apo kabao he..he.
Digunakan ketika kita ingin menanyakan kabar kepada seseorang dan kita sangat antusias dengan apa yang telah terjadi kepada orang tersebut. Misalnya kita hendak menanyakan kabar kepada teman baik kita yang ‘misalnya’ tiba-tiba menghilang selama 1 minggu tanpa kabar. Padahal biasanya selalu berkirim pesan dan berkomunikasi.
f7RLG8.